Kelonggaran Bagi Guru Yang Berhalangan Ikut UKG 2015

Kelonggaran Bagi Guru Yang Berhalangan Ikut UKG 2015

Kelonggaran Bagi Guru Yang Berhalangan Ikut UKG 2015 | Selamat datang kembali di Agus Blog, pada kesempatan kali ini Agus Blog masih berbagi informasi mengenai serba serbi Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015.

Menurut informasi terbaru yang kami dapatkan dari portal megapolitan.kompas.com, bahwa, "Bagi guru yang berhalangan mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015 yang dilaksanakan mulai tanggal 9 - 27 November 2015, masih diberi kelonggaran untuk mengikuti UKG susulan". Menurut Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Sumarna Surapranata mengatakan UKG susulan dilaksanakan mengingat UKG merupakan hak bagi seluruh guru.


“UKG adalah hak semua guru, karena uji kompetensi dilakukan untuk memotret kualitas guru serta menentukan pola pembinaan apa yang akan diberikan kepada guru yang telah mengikuti UKG,” jelas Pranata kepada wartawan di Kantor Kemendikbud, Senayan, Senin (10/11/2015).

Pranata mengatakan, UKG susulan akan dilaksanakan mulai 7-11 Desember 2015 atau sebulan setelah pelaksanaan UKG. Dia juga menjelaskan, mekanisme pelaksanaan UKG adalah Ditjen GTK mengirimkan surat pemberitahuan kepada Dinas Pendidikan kabupaten/kota. Selanjutnya, Disdik menugaskan operator untuk mendata guru-guru yang belum mengikuti UKG. Kemudian, guru mendaftarkan diri mengikuti UKG susulan. Selanjutnya, setelah didata, Ditjen GTK menyelaraskan (sinkronisasi) data ke sistem UKG. Baru selanjutnya para guru yang belum ikut UKG ini bisa mengikuti UKG susulan.

Pranata mengatakan, guru-guru yang berhak mengikuti UKG susulan jumlahnya tidak banyak. Tetapi ini tetap dilaksanakan karena merupakan kewajiban pemerintah untuk melayani guru dalam UKG.Adapun guru-guru yang dapat mengikuti UKG susulan, di antaranya adalah guru yang mengikuti pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG), kepala sekolah yang sedang mengikuti pertukaran kepala sekolah dari Pulau Jawa ke daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
 
“Selanjutnya, guru yang sedang mengikuti pendidikan S2 sebanyak 300 guru, guru yang sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat), guru yang sedang kunjungan ke luar negeri, simposium, dalam masa prajabatan, cuti atau sakit, yang terdapat kesalahan dalam mata pelajaran, serta para guru senior yang menolak ikut UKG karena akan masuk waktu pensiun,” jelas Pranata.

Ia mengatakan, jumlah guru yang akan mengikuti UKG susulan, kata Pranata, masih dalam proses pendataan. Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, mengapresasi pelaksanaan UKG dan juga infrastruktur dalam pelaksanaan UKG yang sudah begitu baik.”UKG harus dijadikan contoh bahwa guru perlu belajar lebih keras, belajar terus menerus dan harus menunjukkan bahwa dirinya kompeten mengajar. Karena, begitu pendidik berhenti belajar maka dia juga berhenti menjadi pendidik. Dengan melaksanakan UKG, kami ingin tradisi belajar ditunjukkan oleh guru kepada siswa,” kata Anies dalam kesempatan yang sama.

Sehingga, kata Anies, pada bulan-bulan berikutnya, ketika guru memberikan semangat kepada siswa yang akan mengikuti ujian, dia bisa mencontohkan, bahwa ketika mengikuti ujian, sang guru juga belajar serius.Anies menambahkan, tanggung jawab Kemendikbud tidak hanya terletak saat menyelenggarakan UKG, tetapi justru pasca UKG.

Semoga informasi diatas cukup memberikan sebuah angin segar bagi bapak/ibu guru yang berhalangan ikut UKG 2015 pada waktu yang sudah ditentukan. dapatkan kisi-kisi ukg, latihan soal ukg, materi yang diperlukan dalam ukg pada link di bawah ini :
Salah Satu Sekolah SMP di Sleman Telah Mempersiapkan Lebih Dini Menghadapi UN 2015/2016

Salah Satu Sekolah SMP di Sleman Telah Mempersiapkan Lebih Dini Menghadapi UN 2015/2016

Salah Satu Sekolah SMP di Sleman Telah Mempersiapkan Lebih Dini Menghadapi UN 2015/2016 dengan Mengadakan TPM | Selamat datang kembali di Agus Blog, pada hari yang cerah ini, Agus Blog akan berbagi informasi terkait serba serbi persiapan un 2015/2016. Seperti pada judul yang telah Agus Blog buat, ternyata ada salah satu sekolah yang lebih awal mempersiapkan siswa siswinya lebih dini dalam menghadapi UN 2015/2016 mendatang. 


Sekolah tersebut adalah SMP Pokja Kalasan Kabupaten Sleman. SMP Pokja telah melakukan TPM pada tanggal 2 - 5 November 2015, dimana TPM yang dilangsungkan mendahului TPM kabupaten sleman yang direncanakan akan dilaksanakan sekitar tanggal 16-19 November 2015. Hal tersebut dilakukan demi mempersiapkan lebih dini siswa siswinya untuk siap menghadapi UN 2015/2016 yang akan dilaksanakan sekitar bulan Mei 2016 mendatang.


SMP Pokja bekerja sama dengan media scanter untuk pengkoreksiannya sehingga bisa mempercepat untuk pengkoreksiannya.

Download Kumpulan Soal TPM Se-DIY Pada Link Dibawah Ini :


Adapun kegiatan TPM tersebut dilaksanakan sepulang sekolah dari jam 1 siang - 3 sore, dengan rincian jadwalnya sebagai berikut :
Hari Senin, 2 November 2015 Mapel : BHS Indonesia
Hari Selasa, 3 November 2015 Mapel : Matematika
Hari Rabu, 4 November 2015 Mapel : Bahasa Inggris
Hari Kamis, 5 November 2015 Mapel : IPA


Bagi teman-teman yang membutuhkan soal TPM tersebut untuk dipelajari demi menghadapi UN SMP/Mts 2016 , bisa download pada link dibawah ini :